True Freedom

Banyak yang gagal paham.
Menyangka bahwa kalo kita makin beneran taat sama Allah, kita bakal kehilangan kebebasan. Ini haram, itu ngga boleh. 
Ngga bebas katanya.

Padahal ketika taat sama Allah nya ngga serius, tanpa sadar kita jadi diperbudak sama banyak hal selain Allah.

Di kerjaan mau jujur, pengen do the right thing, tapi takut nanti dimutasi, takut karir mentok, takut di-PHK. Mulutnya jadi kekunci. Dia ngga bebas ngomong yang benar itu benar, yang salah itu salah. Akhirnya manut mutlak sama atasan.

Ketika pengen punya lebih banyak waktu sama keluarga, atau berbakti sama orang tua, atau menuntut ilmu agama, tapi di kantor udah super sibuk. Ngga ada lagi waktu luang. Ngga bisa bebas ngatur jadwal. Pengen nyari kerjaan yang lebih santai dan ngga terlalu demanding, tapi takut penghasilan menurun, takut miskin, takut kehilangan kenyamanan. Tanpa sadar manut mutlak sama pencarian kekayaan, yang penting bisa tinggal di zona nyaman.

Tanpa sadar kehilangan kebebasan di banyak hal yang esensial.

Tapi ketika kita manut mutlak sama Allah.
Kita ngga akan takut ketika diancam PHK.
PHK, PHK aja. Toh Allah sebaik-baik Pemberi Rizqi. Mulut ngga kekunci lagi. Kita bebas leluasa mengatakan yang benar itu benar, yang salah itu salah. 

Bebas memilih tempat yang di dalamnya ada kerberkahan. Tanpa takut penghasilan menurun, tanpa takut miskin, tanpa takut kehilangan kenyamanan.

Because proper obeying,
That’s what true freedom is.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *