dunia

YOLO (You Only Live Once)?

Kebanyakan orang melihat hidup ini hanya sekedar sekolah, kuliah, kerja lalu menikah. Punya anak lalu anak sekolah. Punya kendaraan dan rumah, lalu anak menikah. Pensiun, punya cucu, menikmati masa tua, meninggal, lalu sudah? The end, tamat, tidak ada lagi kehidupan sesudah itu, tidak ada pertanggungjawaban setelah itu, YOLO, you only live once, kamu cuma hidup […]

YOLO (You Only Live Once)? Read More »

Hijrah

Ni’mah yang Begitu Besar

Ni’mah yang Begitu Besar Salah satu ni’mah yang begitu besar, yang harus kita syukuri, adalah ketika Allah hilangkan rasa iri ataupun kekaguman kepada mereka yang fokusnya adalah mengejar dunia.  Kita tidak lagi iri ataupun kagum kepada mereka yang selalu jalan-jalan dan makan-makan. Kepada mereka yang kendaraan dan rumahnya begitu wah. Kepada mereka yang karirnya melesat,

Ni’mah yang Begitu Besar Read More »

Hijrah

Dunia Ini Bukan Tempat Happy-happy

Kebahagiaan itu Bahasa Arabnya سَعَادَة (sa’ādah). Atau bisa juga نَعِيم (na’īm) yang artinya lebih ke arah “kenyamanan”, tapi bisa juga berarti kebahagiaan. Atau bisa juga mungkin بَهْجَة (bahjah) yang artinya “suka cita” atau “kesenangan”.  Tapi temen-temen pernah denger ngga, doa-doa di dalam Al-Qur’an ataupun hadīts yang mengajarkan kita untuk meminta ini di dunia? Misalnya pernah

Dunia Ini Bukan Tempat Happy-happy Read More »

Hijrah

Es vs Permata

Ketika membandingkan dunia dengan akhirat, Dr. Ahmad Farid dalam bukunya “Al-Bahr ur-Rā’iq fīzzuhdi Warraqā’iq” menggunakan perumpamaan es dan permata. Dan ketika menjelaskan konsep tujuan hidup kepada anak-anak, saya pun menggunakan perumpamaan ini.  Terutama ketika mereka berinteraksi dengan orang tua lain. Yang cenderung membanggakan atau mengapresiasi pencapaian anak-anak dalam hal dunia. Namun biasa-biasa aja terhadap pencapaian

Es vs Permata Read More »

Parenting

Jadilah Orang Asing

Dan di antara tanda-tanda hati yang sakit adalah bahwa pemiliknya menjadikan dunia sebagai tempat tinggalnya, ridha dengannya, merasa tentram di dalamnya, tanpa merasa asing, tidak mengharapkan akhirat dan tidak bergegas menujunya. Ketika hati sembuh dari sakitnya, ia berpindah menuju akhirat, memberikan zhahirnya kepada manusia. Akan tetapi batinnya berbeda dengan yang nampak bagi mereka. Ia dapat

Jadilah Orang Asing Read More »

Hijrah