Model Bisnis Para Sahabat

Seringkali,
‘Tijārah (bisnis)’ kita dengan Allah itu ngga betul. Kita mencari dunia dengan dīn kita. Dengan ‘amal kebaikan kita.

Kita menjadikan balasan Allah di dunia sebagai tujuan utama.
Bukan sekedar bonus sampingan yang kadang ada, kadang ngga ada.

Sehingga setelah misalnya makin taat, tapi saldo rekening ngga kunjung meningkat. Kita kecewa.

Sedangkan tijārah-nya para sahabat radhiyallāhu ‘anhum, mereka mengorbankan dunia mereka, untuk dīn mereka.

Agar selamat dari adzab yang pedih, yang super mengerikan kelak di ākhirah. Agar mendapatkan balasan yang jauh lebih mahal dan abadi kelak di jannah-Nya.

Maka tiru lah ‘model bisnis’ mereka. Ketika Allah kasih bonus di dunia, alhamdulillāh. Ketika Allah ngga kasih, ya ngga apa-apa. Karena bukan itu tujuan tijārah kita.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *