Hijrah

Agama Itu Akhlak

Ibnul Qayyim rahimahullāh berkata, الدين كله خُلُق فمن فاقك في الخُلُق فقد فاقك في الدين“Agama itu adalah akhlak. Siapa yang akhlaknya lebih baik darimu, maka agamanya pun lebih baik darimu.“(Madārij us-Sālikīn 2/294) Namun banyak yang gagal paham.Menyangka bahwa yang dimaksud itu hanya akhlak kepada sesama manusia, atau kepada hewan dan makhluk lainnya. Padahal akhlak kepada Pencipta-nya, kepada

Agama Itu Akhlak Read More »

Hijrah

Kita Butuh 6 Hal Ini untuk Meraih ‘Ilm

Semoga Allah mudahkan setiap penuntut ilmu (termasuk saya yang dha’īf ini), untuk mendapatkan 6 hal yang dikatakan Imam Asy-Syāfi’i berikut. Imam Asy-Syāfi’i berkata, أخي لن تنال العلم إلّا بستّةذكاء وحرص واجتهاد وبلغة وصحبة الأستاذ وطول الزمان “Saudaraku, engkau tidak akan bisa meraih ilmu, kecuali dengan 6 hal: 1. Dzakā‘ ذكاء (kecerdasan)2. Hirsh حرص (keinginan yang kuat)3. Ijtihād اجتهاد (usaha dan ketekunan)4. Bulghah بلغة (sumber/bekal

Kita Butuh 6 Hal Ini untuk Meraih ‘Ilm Read More »

Hijrah

Ujian Adalah Rahmah-Nya

Apapun yang menimpa kita, adalah rahmah dari Allah subhānahu wata’āla. Meskipun itu musibah, kesulitan hidup, kesempitan, ataupun kemalangan, jika kita seorang mu’min, ketahuilah bahwa itu adalah rahmah, dari Dia, Ar-Rahmān, Ar-Rahīm. Rasūlullāh ﷺ bersabda, عَجَبًا لِلْمُؤْمِنِ لَا يَقْضِي اللَّهُ لَهُ شَيْئًا إِلَّا كَانَ خَيْرًا لَهُ“Sungguh menakjubkan seorang mukmin. Tidaklah Allah menetapkan kepadanya sesuatu kecuali itu merupakan kebaikan baginya“ (H.R

Ujian Adalah Rahmah-Nya Read More »

Hijrah

Rabbanā Zhalamnā Anfusanā

Sering ya rasanya denger doa ini: رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَRabbanā zhalamnā anfusanā wa in lam taghfir lanā watarhamnā lanakūnanna minal-khāsirīn Saking seringnya & familiarnya sama doa ini, kita sering ngga ngeh sama maknanya. Rabbanā رَبَّنَا | Ya Rabb kami…zhalamnā ظَلَمْنَا | kami telah berbuat zhalimanfusanā أَنفُسَنَا | kepada diri kami sendiriwa

Rabbanā Zhalamnā Anfusanā Read More »

Hijrah

Jangan Jualan Sebelum Tahu Ini

Yang wajib dipelajari sebelum jualan, itu bukan ilmu bisnis ataupun ilmu jualan, tapi fiqih mu’amalah. Setelah paham fiqih mu’amalah, baru lengkapi dengan ilmu bisnis/jualan. Itu pun harus di-filter. Yang ngga sesuai sama syari’at: TINGGALKAN. Sebesar apapun potensinya untuk menghasilkan cuan. Percuma di dunia cuan, tapi di akhirat masuk neraka Jahannam. ‘Umar bin Khattab radhiyallāhu ‘anhu

Jangan Jualan Sebelum Tahu Ini Read More »

Hijrah

Sepuluh Ribu Cara untuk Gagal

Begitu banyak muslim (sayangnya), yang baru dua atau tiga kali gagal saja sudah menyerah. Menawarkan dagangan sekali, dua kali, tiga kali, ngga ada yang beli, menyerah terus berhenti. Bayangkan jika Edison berharap bisa menciptakan bola lampu, hanya dengan 3 kali percobaan. Padahal Thomas A. Edison membuat 10 ribu prototype electric bulb yang gagal, sebelum akhirnya berhasil. Dan

Sepuluh Ribu Cara untuk Gagal Read More »

Hijrah

Berkeluh Kesah di Tempat yang Salah

Jangan habiskan waktumu, untuk menjelaskan dirimu dan permasalahan-permasalahanmu kepada manusia. Karena ketika mereka tidak memahaminya, engkau akan kecewa. Dan meskipun mereka mencoba berempati, mereka tidak memiliki kemampuan untuk mengetahui setiap lika-liku kehidupan, setiap beban yang engkau rasakan, setiap badai yang menerjang, yang engkau hadapi setiap harinya. Karena mereka memang hanya manusia, yang tidak mengetahui segalanya.

Berkeluh Kesah di Tempat yang Salah Read More »

Hijrah

Kesabaran dan Kemenangan

Sesungguhnya Allah menjadikan kesabaran sebagai kedermawanan yang tidak pernah terputus, sebagai pedang yang tajam yang tidak mempan dihancurkan, sebagai tentara yang menang dan tidak pernah kalah, sebagai benteng yang tidak pernah runtuh. Kesabaran dan kemenangan merupakan dua saudara kandung. Allāh telah memuji orang-orang yang sabar dalam kitab-Nya dan mengabarkan bahwasanya Dia akan memberikan ganjaran atas

Kesabaran dan Kemenangan Read More »

Hijrah

An-Nafsul Ammāratu bis-Sū’

Jiwa yang selalu memerintahkan kepada kejelekan. Ini adalah jiwa yang tercela. Jiwa yang selalu mendorong manusia untuk berbuat buruk. Dan memang seperti itulah tabiat jiwa. Tidak ada seorang pun yang bisa terhindar dari buruknya jiwa seperti ini kecuali orang yang mendapat petunjuk dari Allāh subhānahu wata’ālā. Sebagaimana firman-Nya ketika menceritakan tentang istri al-‘Azīz dalam Sūrah Yūsuf:

An-Nafsul Ammāratu bis-Sū’ Read More »

Hijrah