Hijrah

‘Umrah Tanpa Passport

Syaikh Uthman ibn Farooq hafizhahullāh dalam suatu kajian tentang tujuan hidup, membuat suatu perumpamaan yang begitu menohok. Ketika membahas tentang orang-orang yang ngga mau bersiap untuk akhiratnya. Padahal muslim.  Mereka yang ketika ditanya tauhid, ngga tau. Ditanya ‘aqīdah, ngga mau tau. Diajak menuntut ilmu syar’i jawabnya, “Aduh, saya sibuk kerja, ngga punya waktu.” Diingatkan tentang kematian, jawabnya “Aduh […]

‘Umrah Tanpa Passport Read More »

Hijrah

Kepada Siapa Kita Menghambakan Diri?

Menghambakan diri itu Bahasa Arab nya عَبَدَ (‘abada) atau يَعْبُدُ (ya’budu). ‘Abada itu past verb atau kata kerja bentuk lampau, yang dalam Ilmu Nahwu disebut Fi’l Mādhiy. Sedangkan ya’budu itu present verb, yang istilah resminya disebut Fi’l Mudhāri’.  “Penghambaan diri” itu sendiri disebut عِبَادَة (‘ibādah). Sedangkan seseorang yang menghambakan diri kepada sesuatu, disebut عَبْد (‘abd). Atau dalam Bahasa Indonesia, disebut “hamba sahaya” atau “budak”. 

Kepada Siapa Kita Menghambakan Diri? Read More »

Hijrah

Kebenaran itu Berat

Ustadz Abu Taymiyyah dalam salah satu dars mengingatkan. Mengutip perkataan para ‘ulamā’: الحق ثقيل وطلابه قليلAl-haqqu tsaqīl wa thullābuhū qalīl“Kebenaran itu berat. Dan yang mencarinya sedikit.” Kenapa berat?Karena ngikutin kebenaran itu pasti ada konsekuensinya.  Contoh simpel: 1 + 1 = 2Fakta kebenaran ini kan super straightforward, super easy, anak-anak pun bisa jawab. Ngga ada yang bakal jawab

Kebenaran itu Berat Read More »

Hijrah

Ketika Adzan Berkumandang

Panggilan adzan itu dimulai dengan “Allāhu akbar”. Allah Maha Besar.  Dan tak ada sesuatu pun yang lebih besar dan lebih penting dari panggilan-Nya dan perintah-perintah-Nya.  Maka di setiap kali kita mendengar “Allāhu akbar, Allāhu akbar…“, 5 kali setiap hari, namun tetap khusyū’ dengan pekerjaan kita, dengan meeting kita, dengan HP kita, dengan tontonan kita, dengan

Ketika Adzan Berkumandang Read More »

Hijrah

Ni’mah yang Begitu Besar

Ni’mah yang Begitu Besar Salah satu ni’mah yang begitu besar, yang harus kita syukuri, adalah ketika Allah hilangkan rasa iri ataupun kekaguman kepada mereka yang fokusnya adalah mengejar dunia.  Kita tidak lagi iri ataupun kagum kepada mereka yang selalu jalan-jalan dan makan-makan. Kepada mereka yang kendaraan dan rumahnya begitu wah. Kepada mereka yang karirnya melesat,

Ni’mah yang Begitu Besar Read More »

Hijrah

Bagaimana Fiqh Berkembang

Bagi temen-temen yang mungkin bertanya-tanya:Apa itu syarī’ah?Apa perbedaan syarī’ah dengan fiqh?Apakah syarī’ah bisa berubah?Madzhab fiqh itu apa sih?Apa saya harus ikut salah satu madzhab?Kalo udah punya Al-Qur’an dan Sunnah, kenapa kita butuh madzhab yang 4?Apa ada madzhab lain selain yang 4?Salaf itu siapa sih?Mengikuti para Salaf itu caranya gimana?Apa orang awam harus ber-madzhab?Penuntut ilmu harus

Bagaimana Fiqh Berkembang Read More »

Hijrah

Dunia Ini Bukan Tempat Happy-happy

Kebahagiaan itu Bahasa Arabnya سَعَادَة (sa’ādah). Atau bisa juga نَعِيم (na’īm) yang artinya lebih ke arah “kenyamanan”, tapi bisa juga berarti kebahagiaan. Atau bisa juga mungkin بَهْجَة (bahjah) yang artinya “suka cita” atau “kesenangan”.  Tapi temen-temen pernah denger ngga, doa-doa di dalam Al-Qur’an ataupun hadīts yang mengajarkan kita untuk meminta ini di dunia? Misalnya pernah

Dunia Ini Bukan Tempat Happy-happy Read More »

Hijrah

Apakah Mungkin Mereka Sama?

Lā yastawī ashhāb un-nāri wa ashhāb ul-jannah. Ashhāb ul-jannati hum ul-fā’izūn (Al-Hasyr: 20)  Apakah mungkin mereka sama? Penghuni neraka dan penghuni surga.  Apakah mereka yang leha-leha, akan sama dengan mereka yang berjuang sekuat tenaga?  Apakah yang bersantai dalam kenyamanan akan sama dengan mereka yang bersusah payah dalam ketaatan?  Apakah mereka yang tertidur dalam kelalaian, akan sama dengan

Apakah Mungkin Mereka Sama? Read More »

Hijrah

Orang Berilmu vs Artis

Orang berilmu mungkin akan Allah jadikan populer layaknya seorang artis. Namun ada hal mendasar yang membedakan keduanya, bagaikan bumi dan langit.  Seorang artis biasanya memang menyukai ketenaran. Dan bahkan mencarinya, lalu membiayainya jika perlu. Hingga followers terlihat di mata mereka sebagai komoditas. Sebagai modal yang akan mengokohkan karir mereka.  Sedangkan seseorang yang Allah tanamkan ilmu

Orang Berilmu vs Artis Read More »

Hijrah

Puncak Kesuksesan Kita di Dunia

Puncak kesuksesan kita di dunia, adalah suatu titik di dalam hidup kita, dimana kita mulai ngeh, bahwa rizqi berupa ketaatan & iman itu jauh-jauh lebih berharga dibandingkan dengan rizqi yang berupa harta. Momen-momen dimana kita lebih bersyukur kepada Allah, ketika misalnya mampu menunaikan 2 raka’at shalat sunnah sebelum shubuh, beserta shalat shubuhnya di mesjid. Dibandingkan

Puncak Kesuksesan Kita di Dunia Read More »

Hijrah