Es vs Permata
Ketika membandingkan dunia dengan akhirat, Dr. Ahmad Farid dalam bukunya “Al-Bahr ur-Rā’iq fīzzuhdi Warraqā’iq” menggunakan perumpamaan es dan permata. Dan ketika menjelaskan konsep tujuan hidup kepada anak-anak, saya pun menggunakan perumpamaan ini. Terutama ketika mereka berinteraksi dengan orang tua lain. Yang cenderung membanggakan atau mengapresiasi pencapaian anak-anak dalam hal dunia. Namun biasa-biasa aja terhadap pencapaian […]










