Eka Pratama

Orang Asing

Kalo kita mau pergi ke suatu tujuan, pastinya wajar kalo kita membawa perbekalan & uang. Business traveling (perjalanan dinas) ke luar negeri misalnya. Pastinya wajar nyiapin koper berisi baju, perlengkapan mandi, dsb. Dan pastinya harus punya uang buat tiket, makan, dll.  Tapi pastinya ngga wajar kan kalo misalnya kita traveling sendiri, tapi bawa perbekalan 20 koper, untuk perjalanan dinas

Orang Asing Read More »

Hijrah

Tidak Akan Miskin?

“Tidak akan miskin seseorang yang berbakti kepada orang tuanya.” Saya pernah membaca quote tersebut di salah satu akun da’wah di medsos.  Sekilas ngga ada yang salah dengan itu. Dan itu bisa memotivasi kita untuk ngga ragu-ragu dalam mengambil keputusan dalam hidup, yang berhubungan dengan berbakti kepada orang tua (birr ul-wālidayn).  Karena memang birr ul-wālidayn itu ‘amal shālih yang

Tidak Akan Miskin? Read More »

Hijrah

Apa Artinya Menjadi Seorang Muslim?

Kebanyakan muslim yang lahir di negeri mayoritas muslim, termasuk saya dulu, ngga ngeh dengan arti sebenarnya dari menjadi seorang muslim. Dan ngga ngeh dengan apa arti sebenarnya dari Islām. Sehingga cenderung memahaminya sebagai sesuatu yang berhubungan dengan budaya.  Maksudnya budaya gimana?  Gini… Misalnya kita liat budaya Sunda (karena saya orang Sunda). Saya jadi orang Sunda, ya karena

Apa Artinya Menjadi Seorang Muslim? Read More »

Pencarian Kebenaran

Da’wah itu Undangan

Da’wah itu undangan, bukan penghakiman.Sebuah langkah mulia yang harus dimotivasi oleh rasa kasih sayang dan kepedulian, bukan oleh rasa diri lebih baik, lebih berilmu, lebih suci, apalagi rasa benci.  Da’wah itu panggilan.Sebuah panggilan ke jalan Allah, bukan kepada diri kita. Dan tugas kita hanya menyampaikan, bukan memberikan paksaan. Karena sejatinya ini bukan perkara antara kita

Da’wah itu Undangan Read More »

Da'wah

Bukan Sukses Recehan

SUKSES itu:Punya rumah istana yang batu batanya aja dari emas dan perak. Hidup abadi dalam kenyamanan.Menikmati kekayaan tak terbatas tanpa harus bekerja dan bersusah payah, selamanya.Bisa menikmati masa muda terus menerus tanpa menjadi tua.Bisa terus-menerus sehat, tanpa pernah sakit.  Sukses yang kaya ginilah yang seharusnya kita kejar.  Bukan sukses recehan yang cuma bisa dapet ratusan juta,

Bukan Sukses Recehan Read More »

Hijrah

‘Umrah Tanpa Passport

Syaikh Uthman ibn Farooq hafizhahullāh dalam suatu kajian tentang tujuan hidup, membuat suatu perumpamaan yang begitu menohok. Ketika membahas tentang orang-orang yang ngga mau bersiap untuk akhiratnya. Padahal muslim.  Mereka yang ketika ditanya tauhid, ngga tau. Ditanya ‘aqīdah, ngga mau tau. Diajak menuntut ilmu syar’i jawabnya, “Aduh, saya sibuk kerja, ngga punya waktu.” Diingatkan tentang kematian, jawabnya “Aduh

‘Umrah Tanpa Passport Read More »

Hijrah

Kepada Siapa Kita Menghambakan Diri?

Menghambakan diri itu Bahasa Arab nya عَبَدَ (‘abada) atau يَعْبُدُ (ya’budu). ‘Abada itu past verb atau kata kerja bentuk lampau, yang dalam Ilmu Nahwu disebut Fi’l Mādhiy. Sedangkan ya’budu itu present verb, yang istilah resminya disebut Fi’l Mudhāri’.  “Penghambaan diri” itu sendiri disebut عِبَادَة (‘ibādah). Sedangkan seseorang yang menghambakan diri kepada sesuatu, disebut عَبْد (‘abd). Atau dalam Bahasa Indonesia, disebut “hamba sahaya” atau “budak”. 

Kepada Siapa Kita Menghambakan Diri? Read More »

Hijrah

Kebenaran itu Berat

Ustadz Abu Taymiyyah dalam salah satu dars mengingatkan. Mengutip perkataan para ‘ulamā’: الحق ثقيل وطلابه قليلAl-haqqu tsaqīl wa thullābuhū qalīl“Kebenaran itu berat. Dan yang mencarinya sedikit.” Kenapa berat?Karena ngikutin kebenaran itu pasti ada konsekuensinya.  Contoh simpel: 1 + 1 = 2Fakta kebenaran ini kan super straightforward, super easy, anak-anak pun bisa jawab. Ngga ada yang bakal jawab

Kebenaran itu Berat Read More »

Hijrah