Membesarkan yang Fana, Meremehkan yang Abadi

Ketika mengetahui pilihan-pilihan hidup yang kami ambil, seringkali kami dianggap ‘terlalu gegabah’ dan terlalu ‘mengambil resiko’. Padahal resiko yang diambil adalah urusan dunia.

Dan ketika kami ‘main aman’ dan hati-hati untuk urusan akhirat, kami dianggap lebay dan reaksi kebanyakan dari mereka adalah: “Masa sih harus segitunya?

Wahai Rabb Yang Maha Memberi Petunjuk.
Kami berlindung kepada-Mu, dari sikap membesarkan-besarkan perkara dunia yang pada hakikatnya sangat kecil. Dan dari sikap meremehkan perkara akhirat yang sebenarnya amatlah besar.

Dari sikap gegabah dan terlalu mengambil resiko untuk perkara halal-haram. Dan sikap super hati-hati dan main aman untuk perkara receh yang sebentar saja ‘meleleh’.

Dari membesar-besarkan yang FANA. Dan meremehkan yang ABADI.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *